JALAN MENUJU SD 17 PEGASING ACEH TENGAH PUTUS TOTAL AKIBAT LONGSOR; AKTIVITAS BELAJAR MENGAJAR TERHENTI, GURU DAN WARGA MEMOHON PERHATIAN PEMERINTAH

Terkini 12 May 2026 11:55 2 min read 98 views By Subhan jaya

Share berita ini

JALAN MENUJU SD 17 PEGASING ACEH TENGAH PUTUS TOTAL AKIBAT LONGSOR; AKTIVITAS BELAJAR MENGAJAR TERHENTI, GURU DAN WARGA MEMOHON PERHATIAN PEMERINTAH
JALAN MENUJU SD 17 PEGASING ACEH TENGAH PUTUS TOTAL AKIBAT LONGSOR; AKTIVITAS BELAJAR MENGAJAR TERHENTI, GURU DAN WARGA MEMOHON PERHATIAN PEMERINTAH

RRRNews.my.id || ACEH TENGAH – Para tenaga pendidik dan wali murid di lingkungan SD 17 Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah, kini berada dalam kekhawatiran mendalam. Aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut terpaksa terhenti karena akses jalan utama menuju lokasi sekolah tidak bisa dilalui sama sekali akibat bencana tanah longsor yang meruntuhkan badan jalan.

 

Peristiwa ini membuat para guru tidak dapat melintas dan sampai di lokasi sekolah untuk menjalankan tugasnya. Kondisi jalan yang putus dan tertutup material longsor dinilai sangat berbahaya, sehingga tidak memungkinkan dilalui oleh kendaraan maupun pejalan kaki, terlebih bagi anak-anak sekolah.

 

Seorang guru yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan rasa prihatinnya. Menurutnya, kejadian ini sudah berlangsung namun belum ada tanda-tanda penanganan serius dari pihak berwenang.

 

"Kami para guru sudah siap untuk mengajar, tapi bagaimana bisa masuk kalau jalannya sudah seperti ini? Badan jalan longsor total, putus. Kami tidak bisa melintas, murid-murid pun tidak berani lewat karena sangat rawan," ungkapnya, Selasa (12/05/2026).

 

Ia pun menyampaikan aspirasi keras dari rekan-rekan pendidik dan masyarakat setempat. Mereka meminta pemerintah Kabupaten Aceh Tengah untuk tidak mengabaikan nasib pendidikan di wilayah tersebut.

 

"Kami memohon kepada Pemerintah Daerah, Dinas PU, maupun instansi terkait, tolong jangan abaikan kami. Masa depan anak-anak bangsa ada di tangan kita, tapi bagaimana bisa maju kalau akses ke sekolah saja tertutup bencana seperti ini. Aktivitas belajar mengajar terhenti, dan ini sangat merugikan proses pendidikan generasi penerus di daerah ini," tegasnya.

 

Warga sekitar juga menambahkan bahwa curah hujan yang cukup tinggi belakangan ini membuat struktur tanah semakin labil. Jika tidak segera dilakukan penanganan darurat dan perbaikan struktur jalan yang permanen, dikhawatirkan kerusakan akan semakin parah dan memakan waktu perbaikan yang lebih lama.

 

Hingga berita ini diturunkan, akses jalan menuju SD 17 Kecamatan Pegasing tersebut masih dalam kondisi tertutup total. Warga dan para guru berharap ada respon cepat berupa mobilisasi alat berat dan perbaikan jalan agar kegiatan belajar mengajar dapat segera berjalan normal kembali.

 

Dikabarkan oleh: subhan jaya

Tim (Redaksi)

Radar Rimba Raya News.my.id

Recent Articles

Popular Articles

Chat with us on WhatsApp